Banjir yang melanda Kabupaten Bener Meriah dan Gayo Lues pada akhir 2025 lalu, tidak hanya merendam permukiman warga, tetapi juga mengguncang sendi ekonomi petani kopi yang selama ini menjadi tulang punggung penghidupan.
Dua wilayah ini dikenal sebagai penghasil Kopi Gayo berkualitas tinggi dengan potensi pasar nasional dan internasional yang sangat besar. Namun pascabencana, akses distribusi terganggu, proses pascapanen terhambat, dan harga kopi di tingkat petani menjadi tidak stabil.
Akibatnya, banyak petani terpaksa menjual hasil panen dengan harga rendah karena keterbatasan fasilitas penyimpanan dan pengeringan.Melalui campaign “Bantu Petani Kopi Aceh Kembali Bangkit”, kami mengajak masyarakat untuk bersama-sama memulihkan harapan para petani terdampak banjir. Program ini berfokus pada pembangunan dryhouse komunal lengkap dengan rak pengering, penutup UV, alas pengering, alat ukur kadar air, serta perlengkapan sortir dan penyimpanan. Dryhouse ini menjadi solusi strategis agar proses pengeringan tetap optimal meski cuaca tidak menentu dan infrastruktur belum sepenuhnya pulih.
Keberadaan dryhouse tidak hanya memperbaiki kualitas biji kopi, tetapi juga memperpanjang usia simpan hasil panen. Dengan daya simpan yang lebih baik, petani tidak lagi terpaksa menjual kopi secara terburu-buru saat harga sedang turun. Mereka memiliki posisi tawar yang lebih kuat dan kesempatan menjual pada waktu yang tepat dengan harga yang lebih stabil dan menguntungkan. Inilah langkah penting untuk menjaga kualitas Kopi Gayo sekaligus memperkuat ketahanan ekonomi keluarga petani.
Selain pembangunan fisik, program ini juga menghadirkan pendampingan bagi kelompok tani agar pengelolaan dryhouse berjalan efektif dan berkelanjutan. Pendampingan mencakup praktik pascapanen yang baik, manajemen kelompok, hingga strategi akses pasar. Dengan pendekatan ini, bantuan tidak berhenti pada pembangunan fasilitas, tetapi benar-benar mendorong transformasi dan kemandirian petani dalam jangka panjang.
Kini saatnya kita hadir untuk mereka yang telah menjaga kualitas kopi terbaik negeri ini. Kami mengajak Sahabat Amal untuk bersedekah/berinfak melalui Ruang Amal Indonesia, dengan cara:
1. Klik link " DONASI SEKARANG"
2. Masukkan nominal sedekah
3. Pilih Metode Pembayaran (Transfer Bank, Virtual Account, Ewallet)
4. Segera Transfer sesuai nominal jika menggunakan Transfer Bank & Virtual Account
atau transfer langsung ke rekening: BSI 1501 2023 43 a.n Ruang Amal Indonesia
Dengan mendukung campaign ini, Anda turut membangun kembali roda ekonomi petani kopi Aceh, menguatkan daya tahan mereka pascabencana, dan memastikan Kopi Gayo tetap harum di pasar dunia. Dari bencana menuju kebangkitan—mari bersama bantu petani kopi Aceh kembali bangkit.